Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan

Situs Kerajaan Majapahit Kembali Ditemukan di Mojokerto

Minggu, 02 Januari 2011

Mojokerto - Sebuah situs diduga peninggalan Kerajaan Majapahit ditemukan di Desa/Kecamatan Turi, Mojokerto. Temuan ini langsung membuat geger warga sekitar. Situs yang ditemukan Suprapto (52) dan Ki Wiro Kadek (42) masih berupa gundukan batu bata yang berada di lahan pertanian.

Dari pengamatan detiksurabaya.com di lokasi, Minggu (2/1/2011) situs Majapahit ini berada di lahan pertanian seluas 25 x 20 meter milik Suprapto. Penemuan ini berawal dari kegiatan Suprapto yang kesehariannya sebagai seorang petani.

Menurutnya, tiap dirinya mencangkul di sawah selalu menemukan potongan batu bata. Namun dirinya tidak menyangka jika batu bata berukuran 22x35x5cm tersebut merupakan situs peninggalan Majapahit.

Karena penasaran, Suprapto kemudian meminta tolong kepada Ki Wiro kadek, seorang sesepuh warga untuk melihat apakah lahan pertaniannya benar-benar pernah ditinggali peninggalan Majapahit.

"Setelah dilakukan penerawangan mata batin, Minggu pagi kita putuskan digali," ujar Ki Wiro Kadek, Ketua Pondok Tlasih 87 kepada detiksurabaya.com di lokasi.

Setelah digali mulai pukul 08.00 WIB dibantu 30 orang, 1 jam kemudian dengan kedalaman 50 cm, lahan sawah tersebut ditemukan tumpukan batu bata menyerupai bekas bangunan rumah diduga milik petinggi Majapahit.

Sementara Kusmanto, salah seorang staf pusat informasi Majapahit di Mojokerto mengatakan jika temuan warga ini bisa jadi memang peninggalan Majapahit, jika dilihat dari ukuran batu bata.

"Tapi kita masih perlu meneliti lagi. Kalau sudah diteliti baru bisa kita pastikan," tambahnya.

Selain ditemukan batu bata, warga juga menemukan pecahan-pecahan keramik yang bermotif. Meski begitu belum diketahui jenis pecahan keramik tersebut, yang kini sudah diamankan di rumah Suprapto. Warga terus berdatangan dan melihat lokasi dari dekat.

Lokasi area penemuan itu juga telah dipolice line oleh polisi. Sebelum menggali warga sudah meminta izin pihak kepolisian Polsek Turi, koramil dan Camat Turi.
Sumber : Budi Hartadi -detikSurabaya 


READ MORE - Situs Kerajaan Majapahit Kembali Ditemukan di Mojokerto

Share |

Gadis Ini Harus Makan 60 Kali Sehari

Lizzie Velasquez (telegraph.com)



VIVAnews - Lizzie Velasquez bukanlah pengidap anoreksia. Tetapi, berat badan gadis berusia 21 tahun ini hanya seperempat ukuran normal dan memiliki hampir nol persen lemak tubuh. Agar tetap bertahan hidup ia harus makan 15 menit sekali atau sekitar 60 kali sehari.

Gadis asal Austin Texas tersebut memiliki sindroma langka yang menyebabkan tubuhnya tak mampu menyimpan lemak. Meskipun mengonsumsi antara 5.000-8.000 kalori sehari, mahasiswa komunikasi ini tak pernah melampaui berat 26,4 kilogram.

"Saya menimbang  berat badan secara teratur, dan merasa sangat senang bila berat saya bertambah, bahkan hanya setengah kilogram," ujar pemilik tinggi 158 cm seperti dimuat dalam Telegraph. Velasquez mengaku makan tiap 15-20 menit untuk meningkatkan energinya. Keripik, permen, coklat, pizza, ayam, kue, donat, es krim, mi dan kue tart adalah makanan hariannya.

Velasquez lahir prematur empat minggu dengan berat lahir  hanya 0,95 kg. Dokter menemukan hanya ada sedikit cairan ketuban yang melindunginya dalam rahim.

"Dokter memberitahu kami bahwa ia tidak dapat bertahan hidup," kata sang Ibu, Rita Velasquez, 45. Dokter berspekulasi Lizzie akan mengalami gangguan sindroma genetik De Barsy, namun kemudian terbukti Lizzie tidak mengalami kesulitan belajar.

"Para dokter terus menganalisis penyebab gangguan padanya. Dia telah dibawa ke ahli genetik untuk mengetahui penyebab kondisi tubuhnya," kata Rita.

Profesor Garg dan timnya dari Pusat medis Universitas Texas menduga Lizzie memiliki Neonatal Progeroid Syndrome (NPS) yang menyebabkan penuaan dini, kehilangan lemak dari wajah dan tubuh, serta degenerasi jaringan. Orang dengan NPS sering memiliki wajah berbentuk segitiga dengan hidung runcing.

"Sejumlah kecil orang memiliki kondisi mirip dengan Lizzie dengan kasus yang sedikit berbeda. Kami belum mengetahui apa yang akan terjadi pada Lizzie di kemudian hari karena penelitian medis belum lengkap mengenai NPS."

Meski penyebab utama kondisi tubuhnya yang unik belum diketahui, Lizzie tetap bersemangat. Ia berencana merilis sebuah buku yang bertutur tentang kisah hidupnya pada September mendatang.

Sumber :  VIVAnews
READ MORE - Gadis Ini Harus Makan 60 Kali Sehari

Share |